Mangut Ikan Manyung dan Ikan Pari

Ramenesia – Kamu suka makan ikan laut? Suka juga masakan pedas berkuah santan? Pernah mencoba keduanya digabungkan? Kalau belum maka kamu harus mencoba mangut ikan manyung dan ikan pari. Tertarik kan, sabar Rameners kita akan bahas olahan masakan ini dibawah.

Melihat demografinya daerah pantura provinsi Jawa Tengah terkenal dengan kekayaan hasil lautnya. Bahkan seringkali menjadi pemasok ikan laut untuk daerah-daerah lain. Dari berbagai macam hasil tangkapan laut tersebut, ada dua jenis ikan yang terkenal di daerah Semarang, khususnya kabupaten Pati.

Ikan manyung dan ikan pari, kedua ikan ini menjadi primadona sendiri di wilayah kabupaten Pati. Masyarakat sekitar jual ikan manyung dan ikan pari atau biasa disebut masyarakat sekitar iwak pe kebanyakan dalam bentuk ikan asap.

Kecamatan Juwana yang terletak sekitar 15 KM arah timur kota Pati merupakan daerah yang banyak menghasilkan hasil olahan ikan manyung dan ikan pari menjadi ikan asap. Daerah ini sendiri memiliki daerah yang strategis karena terletak dipinggir laut dan memiliki pelabuhan dan tempat pelelangan ikan.

pelabuhan-juwana-pati

Dari segi nilai ekonomisnya, ikan manyung dan ikan pari memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Mulai dari ikan asap, maupun ikan asin. Bahkan tidak hanya dagingnya, kepalanya ikan manyung bisa diolah menjadi mangut kepala manyung yang sangat pedas dan membuat penikmatnya ketagihan.

Orang Pati menyebut olahan mangut ini mangut ndas manyung yang tidak lain adalah bahasa Jawa dari mangut kepala manyung. Olahan ikan ini bahkan sampai terkenal disemarang, bahkan sampai dibawa ke ibu kota.

Harga jual ikan mangut kepala manyung tidak mahal, hanya berkisar antara 20.000 – 35.000 tergantung ukuran. Tentu untuk ukuran kecil kepala manyung sendiri sudah sangat besar, karena memang ikan ini ukuranya memang besar.

Untuk olahan ikan pari atau iwak pe tidak hanya sebagai ikan asap, seperti halnya ikan manyung ikan ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Seringkali yang jual ikan pari mengolahnya menjadi kerupuk rambak ikan pari yang diambil dari kulitnya.

Tapi Rameners tau tidak kenapa ikan dengan nilai gizi tinggi ini diasap? Yup, tujuan utama ikan ini diasap selain menimbulkan rasa dan aroma sedap yang khas adalah untuk proses pengawetan agar daging ikan bertahan lebih lama.

Perbedaan Ikan Pari dan Ikan Manyung

Ikan Pari

ikan-pari

Ikan Pari merupakan sumber kekayaan hayati Indonesia ini memang sangat melimpah dan tersebar di periaran negara ini. Ikan yang termasuk kelas Elasmobranchii ini juga banyak kita jumpai di pantai utara pulau Jawa.

Karena ekor ikan pari menyerupai cambuk dan bertulang rawan, maka ikan ini juga sering disebut ikan Batoid, yaitu kumpulan ikan seperti ciri-ciri ikan pari ini.

Ciri-ciri ikan pari yang lain adalah memiliki insang yang berada di ventral (perut) kepalanya. Sirip ikan ini sendiri melebar terlihat seperti sayap. Tubuhnya yang pipih memungkinkan ikan pari hidup di dasar laut.

ikan-asap

Nah Rameners, bagian dari ikan Pari atau iwak pe yang sering diolah menjadi ikan asap adalah daging dan siripnya untuk hasil olahanya. Orang tua Ramenesia sendiri dulu sering masak iwak pe ini untuk keluarga. Biasanya dihidangkan dengan sambal jeruk dan tempe daun dikukus.

Ikan Manyung

Ikan Manyung atau beberapa daerah menyebutnya ikan lele laut, penamaan ini sepadan dengan bentuknya yang menyerupai lele dan juga berkumis. Selain habitat ikan manyung yang di laut, yang membedakan ikan ini dengan ikan lele adalah ukuranya yang besar.

ikan-mangut-kepala-manyung

Manfaat ikan manyung sangat banyak, diolah sebagai ikan asin, digulai atau sering disebut mangut, dan diasap. Bahkan seperti yang sudah dibahas di atas, kepala ikan manyung sendiri bisa dimangut dan menjadi sajian lezat.

Kalau ingin mencoba sensasi makan telur ikan, maka ikan manyung ini dapat menjadi pilihan keinginan Rameners. Telur ikan manyung sering kali dipepes. Untuk mendapatkan telur ikan lele laut ini penuh perjuangan lho Rameners, karena stoknua yang tidak selalu ada.

Oke Rameners, seperti itulah perbedaan antara ikan pari atau iwak pe dengan ikan manyung atau disebut juga jambal asin dan lele laut. Untuk cara mengolah mangut baik ikan pari ataupun ikan manyung resepnya sama saja, yang membedakan hanya bahan ikannya.

Resep Mangut Ikan Manyung atau Lele Laut dan Mangut Ikan Pari

Bahan-bahan:

4 Potong daging ikan pari

12 Buah cabai rawit, diiris miring

12 Buah cabai merah, diiris miring

12 Buah cabai hijau, diiris miring

12 Butir bawang merah, iris tipis-tipis

6 Butir bawang putih, iris tipis-tipis

1 buah kencur kecil, dihaluskan

1 buah kunyit kecil, dihaluskan

1 buah lengkuas kecil, dihaluskan

2 lembar daun salam

1 buah tomat warna hijau, potong kecil-kecil

1 papan petai, kupas dan belah jadi dua (jika suka menggunakan petai)

Garam secukupnya

1/2 sendok makan gula merah (atau sesuai selera)

1 liter santan cair

Cara Membuat:

1.Silahkan tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.

2.Masukkan kunyit dan kencur yang telah ditumbuk tadi serta potongan cabai kedalam tumisan bawang merah dan bawang putih sampai harum.

3.Masukkan santan dan bumbu-bumbu lain yang sudah disiapkan kemudian biarkan sampai mendidih.

4.Setelah santan dan bumbu tersebut mendidih, masukkan ikan pari atau ikan manyung yang sudah disiapkan sebeblumnya.

5.Jika menghendaki bisa ditambahkan tahu atau tempe untuk direbus sekalian.

6.Biarkan semua bumbu meresap, jangan lupa cicipi rasanya jika dirasa sudah cukup matikan kompor dan hidangkan.

Jika sudah mencoba, jangan lupa Rameners untuk tag kami agar kami bisa share hasil masakan Rameners.

About the author: ramenesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *