Cara Memelihara Ikan Lele

Cara memelihara ikan lele wajib diketahui oleh para petani atau pemula yang ingin usaha ikan lele agar tidak mengalami kerugian kedepanya. Untuk memulai usaha sebagai pembudidaya ikan lele, selain menyiapkan modal kita juga harus memeliki pengetahuan tentang lele.

Pengetahuan yang benar seperti pembibitan atau pembenihan dan pemijahan. Untuk memudahkan Anda, ramenesia.com akan menuliskan tentang cara memelihara ikan lele dengan harapan agar usaha ternak lele Anda tidak mengalami kegagalan terlebih untuk Anda yang baru memulai.

Hal – hal yang wajib Anda tahu tentang keunggulannya jika Anda ingin usaha budidaya ikan lele:

usaha ternak lele

Keunggulan Usaha Ternak Lele

Sebagai motivasi dan untuk menambah keyakinan Anda tentang bisnis ikan lele, berikut ini keunggulannya:

  1. Mudah dilakukan oleh pemula.
  2. Tidak memerlukan modal yang banyak.
  3. Jika menggunakan kolam terpal, lebih praktis ketika dipanen.
  4. Tidak perlu ditunggu setiap waktu, hanya ketika jam makan ternak lele.
  5. Kontrol air dapat dilakukan dengan mudah ketika pakai terpal.

Setelah melihat keunggulan – keunggulan diatas yang telah menambah keyakinan Anda untuk memulai usaha budidaya ikan lele, maka berikutnya akan kami berikan tips cara memelihara ikan lele. Langkahnya seperti dibawah ini :

  • Hitung Bibit Yang Akan Dipakai

Anda harus cermat dalam usaha ternak ikan lele ini, jangan sampai salah hitung yang akhirnya merusak cashflow usaha Anda. Anda perlu menghitung bibit lele yang akan digunakan, sesuaikan dengan anggaran yang ada.

  • Set Kolam Dengan Tepat

Untuk set kolam ini khususnya yang menggunakan bahan kolam terpal. Ukuran yang tepat ini dihitung 100 ekor lele per 1 meter persegi luas lahan. Jika luas lahan Anda 4 meter persegi maka bibit lele yang ditaruh sebanyak 400 ekor. Untuk kedalaman kolam lele, silahkan Anda set kedalaman kolam sebesar 1.5 Meter.

  • Lebihkan 1/2 Meter Ukuran Terpal Anda

Untuk terpal yang harus Anda siapkan sebagai bahan kolam, silahkan lebihkan sepanjang setengah meter dari ukuran panjang dan lebarnya, jangan sampai pas terhadap kolam.

  • Kerikil, Batu, Keras

Untuk tanah yang akan Anda gunakan sebagai kolam yang akan dipasangi terpal, pastikan kalau tanah tersebut bebas dari kerikil, batu, serta permukaan tanah sudah rata dan keras.

  • Mengisi Air Kedalam Terpal

Dalam langkah ini kita bisa mengisikan air kedalam terpal yang sudah terpasang. Pastikan air yang kita isikan mengandung plankton dengan cara mencampurnya dengan kompos sapi kemudian dibiarkan selama 3 hari.

  • Mengisi Ikan Dalam Kolam

Ini merupakan step terakhir tentang cara memelihara ikan lele, yaitu memasukkan bibit ikan yang sudah Anda siapkan kedalam kolam.

usaha ikan lele

Dari enam langkah diatas, ketika bibit ikan lele sudah dimasukkan dalam kolam, jangan lupa memberikan makanan secara rutin pada budidaya ikan lele Anda. Cara memberi makan ikan lele adalah 4 – 6 kali sehari. Untuk makanan ikan lele Anda dapat membaca disini. Untuk plankton, Anda dapat membuatnya terpisah dari kolam ikan lele utama. Jika Anda bingung dalam analisis usaha ikan lele, silahkan baca artikel tentang Analisis Usaha Ternak Lele disini. (ramenesia.com)

About the author: ramenesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *