Cara Budidaya Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit di Indonesia sangat populer. Bagi yang belum tahu kalau kelapa sawit juga termasuk memberikan pendapatan yang besar untuk negara. Hal ini dikarenakan negara Indonesia ini merupakan penghasil sawit yang sangat besar. Bahkan salah satu hasil dari budidaya kelapa sawit, yaitu minyak sawit, merupakan satu dari sembilan bahan pokok rakyat Indonesia.

hasil kelapa sawit

Jika kita melihat hasil dari bisnis ini diluar sana, maka rupiah yang dihasilkan sangatlah besar meskipun akhir 2015 kemarin harga sawit pernah dikabarkan anjlok. “Semua komoditas memang sedang turun harga termasuk CPO sehingga harga TBS pun ikut turun. Ini hanya fluktuasi harga biasa,” tutur Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsjad, di Medan, Kamis, 13 Agustus 2015 silam. Akan tetapi potensial sawit tidak akan mati karena market sangat besar.

Penanaman kelapa sawit harus dilakukan secara benar dan teliti. Hal ini dilakukan karena kelapa sawit merupakan pohon tahunan, sehingga produksi selama puluhan tahun akan sangat berpengaruh ketika penanaman awal. Berikut hal – hal yang harus diperhatikan ketika proses pembibitan.

  • Sumber Benih Kelapa Sawit

Sekarang ini dengan kemajuan teknologi, membuat cara pembibitan kelapa sawit semakin berkembang. Para peneliti dengan hasil penelitiannya telah menginformasikan cara budidaya kelapa sawit lewat kultur jaringan yang akan mempertahankan kualitas hasil panen buah kelapa sawit sama persis dengan pohon induk.

Masalahnya teknik kultur jaringan akan sulit dilakukan oleh para pekebun sawit sendiri. Sehingga alternatif lain yang lebih mudah adalah para pekebun bisa lewat balai penelitian kelapa sawit untuk mendapatkan bibit kelapa sawit yang sudah disediakan peneliti dengan hasil – hasil  terbaik.

bibit kelapa sawit

  • Lokasi Budidaya Kelapa Sawit

Setelah mendapatkan benih yang bagus, pembibitan sebaiknya dilakukan dilahan datar, dekat dengan sumber air. Areal pembibitan juga harus bersih dari berbagai macam gulma yang merusak, jangan lupa untuk melengkapinya dengan penyiraman, drainase, dan jalan.

  • Teknik Pembibitan

Ada dua teknik yang biasa dipakai dalam budidaya kelapa sawit, yaitu cara langsung (polibag) dan tidak langsung. Untuk teknik kelapa sawit di polibag, tidak perlu melewati proses dederan atau tiga bulan tahap pembibitan awal.

Sedangkan untuk cara tidak langsung akan terdiri dua tahap yaitu tahap dederan yang dilakukan selama tiga bulan, dan sembilan bulan tahap pembibitan utama. Pada tahap pembibitan, bibit kelapa sawit yang ditanam butuh disiram dua kali per hari, dipupuk, dan diseleksi supaya mendapatkan calon tumbuhan kelapa sawit dengan tumbuh maksimal di perkebunan.

panen kelapa sawit

Tiga tahap awal tersebut merupakan langkah awal cara budidaya pada kebun kelapa sawit. Dalam prosesnya, kelapa sawit harus mengalami proses tumbuh maksimal, sehingga hasil panen sawit akan optimal. Dan salah satu syarat agar tumbuh optimal adalah pohon sawit harus terkena sinar matahari selama 1 – 7 jam perhari, dan daerah dengan suhu rata – rata 25 sampai 27 derajat Celcius. (ramenesia.com)

 

About the author: ramenesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *