5 Teknik Dasar Agar Wanita Terhindar dari Tindak Kekerasan

teknik bela diri wanita

Wanita sering kali menjadi sasaran tindakan kekerasan. Ini merupakan fakta yang cukup menyedihkan. Tidak hanya dirumah, kekerasan kepada para wanita sering kali juga dialami ditempat umum. Banyak kasus yang terjadi dari dulu sampai sekarang.

Kita tentu masih ingat kejadian kekerasan kepada seorang ibu dan anaknya yang balita disandera di angkot. Hal ini membuat para wanita takut untuk berjalan sendiri dimalam hari ataupun naik kendaraan umum sendirian.

Karena kejadian demi kejadian tersebut, maka belajar tentang ilmu mempertahankan diri bagi wanita sangat diperlukan. Para wanita tidak perlu belajar semua seni bela diri, namun setidaknya belajar teknik-teknik dasar untuk mempertahankan diri.

“Belajar menangkis ketika diserang tidak hanya membantu para wanita lebih tenang saat berjalan-jalan sendiri, namun juga dapat memberikan kepercayaan diri,” ujar Krav Maga, seorang instruktur bela diri yang berbasis di London.

Berikut 5 teknik bela diri mudah dan ringan yang wanita harus tahu dilansir dari independet.co.uk.

1. Siku Tangan

Menggunakan siku tangan sebagai ilmu pertahanan cukup efektif ketika wanita mengalami kekerasan. Kamu cukup mengarahkan siku tangan yang keras itu kebagian paling rentang seperti mata, wajah ataupun kepala. Jika kamu dalam kondisi disekap dari belakang, arahkan sikumu ke dada atau rusuk pelaku, agar kamu bisa lepas dari sekapannya.

2. Tendang Pangkal Pahanya

Jangkauan kaki yang lebih panjang dari tangan sangat efektif untuk menendang ke pangkal paha pelaku kekerasan. Tentunya kumpulkan keberanian kamu untuk melakukannya, karena pangkal paha merupakan bagian yang rentang tidak hanya untuk pria, tetapi juga wanita.

Kamu juga bisa memaksimalkan lutut yang keras untuk menendangnya jika dalam kondisi jarak dekat.

3. Pertahanan Luar

Pelaku penyerangan sering kali membidik target mereka dari arah belakang atau sisi  samping. Oleh sebab itu gunakan pertahanan luar seperti menampar atau memukul pelaku. Kamu bisa menggunakan sisi pergelangan tangan untuk melakukan pertahanan luar.

4. Pakai Alata Sekitar Seperti Tas atau Gerakan Agresif Lainnya

Jika Anda tidak memiliki kekuatan yang besar, gunakan barang-barang di sekitar Anda. Seperti tas, buku, map, atau hal lainnya untuk menyerang penyerang.

5. Serang dari bawah

Jika Kamu terjatuh di lantai, gunakan kedua kaki Anda sekaligus untuk menyerang balik. Kemudian diringi pinggul Kamu ke lantai agar mendapatkan tenaga ekstra, kemudian beridiri bangkit, dangunakan langkah seribu untuk kabur secepat mungkin.

[src:tribunnews.com]

About the author: ramenesia

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *